25 Oktober 2009

Taman di Bandung bisa HotSpotan Loh

Kreativitas di Kota Bandung memang tidak ada matinya. Untuk mendorong kreativitas dan meningkatkan kenyamanan warga kota, Taman Dago disulap menjadi tempat nongkrong yang asyik, bahkan dilengkapi fasilitas hotspot (Wi-fi) gratis.


"Taman kota harus bisa multifungsi. Tidak hanya dengan fungsi hijaunya, melainkan juga bisa menjadi tempat warga untuk santai-santai, belajar, dan berbagi informasi. Makanya, Taman Dago ini nantinya akan dipasang hotspot," tutur Sekretaris daerah Kota Bandung Edi Siswadi di dalam peresmian Huruf Dago di Taman Dago, Sabtu (24/10).

Ketua Bandung Creative City Forum (BCCF) Ridwan Kamil mengatakan, untuk membuat warga merasa tertarik dan nyaman berada di sebuah taman kota, harus ada elemen baru di dalamnya, misalnya, melalui sentuhan faktor estetika. Pembuatan Patung Huruf Dago di Taman Dago merupakan salah satu upayanya.

Menjadi tantangan bagi kita bagaimana membuat orang-orang berdatangan ke taman kota, bukan lagi mal, tutur arsitek pendiri Urbane Indonesia ini. Ia bermimpi, di Kota Bandung, ke depan, akan semakin banyak taman-taman tematis yang berdiri.

Hal ini akan menjadikan Bandung sebagai kota yang paling nyaman, kota dengan kualitas hidup tertinggi di Indonesia, tutur Ridwan Kamil berharap. Merujuk pada polling Metro 10 yang dilakukan Metro TV, Kota Bandung adalah kota nomor dua dengan kualitas hidup terbaik di Indonesia. Bandung masih kalah dibandingkan Yogyakarta.

Patung Huruf Dago yang direncanakan berbahan tembaga akan dibuat George Timorason, pematung dari Bandung. Saat ini, di tempat yang sama, untuk sementara berdiri replika Patung Huruf Dago yang terbuat dari kayu. Replika ini dibuat oleh Rumah Makan Bumbu Desa.

Edi Siswadi berharap, ke depan, seluruh taman kota di Bandung akan menerapkan konsep serupa, yaitu bahwa taman kota sebagai ruang publik harus bisa menopang industri kreatif yang kini tumbuh subur di Bandung. Di Kota Bandung, saat ini terdapat sekitar 604 taman kota yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau.


Kutipan : Harian Kompas

0 comments :

Posting Komentar

RELATED POST :