16 Oktober 2009

Wisatawan Rusia Tak Terpengaruh Gempa

Wisatawan Rusia yang datang ke Indonesia tidak terpengaruh dengan adanya gempa bumi yang terjadi di ranah Minang. hingga saat ini tidak ada indikasi turis dari Moskow yang membatalkan acara melancong ke Indonesia.


Juru bicara Russian Union on Travel Industry, Irina Tyurina, seperti yang dikutip Kantor Berita Ria Novosti menyebutkan, wisatawan Rusia umumnya berwisata ke Indonesia pada akhir Oktober, saat Rusia memasuki musim dingin.

Consellor KBRI Moskow. M Aji Surya, kepada koresponden Antara London, Senin (5/10), mengatakan, umumnya wisatawan Rusia berlibur di Pulau Bali, dan sampai saat ini tidak ada wisatawan Rusia yang menjadi korban di Padang.

"Sejauh ini kami hanya menerima pertanyaan apakah Bali dekat dengan Padang," ujar M Aji Surya.

Menurut pantauan KBRI Moskow yang dikonfirmasikan berbagai biro perjalanan, sampai dengan pertengahan tahun ini, jumlah wisatawan Rusia mengalami peningkatan meskipun terjadi krisis finansial global.

Sebanyak 65.000 turis Rusia berkunjung ke Indonesia tahun 2008 mengalami kenaikan sebesar 35 persen dari tahun sebelumnya. Diharapkan tahun 2009 meningkat menjadi 80.000 turis.

Dubes RI untuk Rusia, Hamid Awaludin, mengakui bahwa turis harus dikenalkan dengan tujuan wisata baru yang belum mereka kenal di semua wilayah Nusantara. Untuk itu KBRI Moskow bersama Departemen Kebudayaan dan Pariwisata melakukan kampanye daerah tujuan wisata lainnya di Indonesia selain Pulau Bali.

KBRI selalu mengikuti berbagai pameran wisata dan bahkan temu tour operator Rusia-Indonesia serta fieldtrip menjadi agenda rutin. Selain pertunjukkan budaya digelar di hampir semua kota besar seperti Moskow, St Petersburg, Vladivostok, dan Ufa.

Selama ini wisatwan dari Rusia yang datang ke Indonesia lebih suka tinggal di hotel berbintang lima. Selain itu, masa tinggalnya paling lama dan belanjanya tergolong paling besar di antara turis asing lainnya.



kutipan : Kompas.com

0 comments :

Posting Komentar

RELATED POST :